KUNINGAN — Bulan Ramadan dimanfaatkan Forum Generasi Berencana (GenRe) Kabupaten Kuningan untuk menggerakkan aktivitas positif di kalangan remaja. Melalui kegiatan bertajuk NGABERS Vol. 4 (Ngabuburit Bareng Genrengers), organisasi kepemudaan ini menggelar rangkaian program edukatif yang memadukan kegiatan daring dan luring sepanjang Ramadan 2026.
Program tahunan tersebut dirancang sebagai ruang interaksi bagi remaja untuk belajar, berbagi pengalaman, sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial. Forum GenRe Kuningan menilai Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat nilai empati serta membangun karakter generasi muda.
Salah satu agenda utama dalam NGABERS Vol. 4 adalah Serial Edukasi Live Talk Instagram yang digelar dalam tiga sesi. Diskusi daring ini menghadirkan sejumlah narasumber yang memiliki rekam jejak di dunia GenRe, mulai dari Winner Duta GenRe Indonesia, Winner Duta GenRe Jawa Barat hingga Winner Duta GenRe Kabupaten Kuningan.
Melalui siaran langsung tersebut, para narasumber berbagi pengalaman mengenai perjalanan mereka dalam program GenRe, termasuk pentingnya pengembangan diri, kesehatan remaja, hingga perencanaan masa depan. Diskusi berlangsung interaktif karena peserta dapat menyampaikan pertanyaan secara langsung melalui kolom komentar.
Ketua panitia kegiatan menyebutkan, edukasi semacam ini penting bagi remaja yang kini hidup di tengah arus informasi digital yang begitu cepat. “Remaja perlu memiliki bekal pengetahuan dan kemampuan menyaring informasi, sekaligus merencanakan masa depan dengan lebih matang,” ujarnya.
Selain kegiatan daring, NGABERS Vol. 4 juga menghadirkan acara puncak yang dilaksanakan secara langsung di Desa Sukamukti, Kabupaten Kuningan. Dalam kegiatan tersebut, para Duta GenRe memberikan edukasi mengenai Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) kepada remaja setempat.
Edukasi ini menjadi penting karena PIK-R di desa tersebut baru mulai dirintis. Para peserta mendapatkan pemahaman mengenai fungsi PIK-R sebagai ruang konseling, edukasi kesehatan reproduksi remaja, hingga wadah pengembangan potensi generasi muda.
Kegiatan di Desa Sukamukti juga dilengkapi dengan workshop meronce yang digelar bekerja sama dengan Alnacraft. Dalam sesi ini, peserta diajak mengasah kreativitas melalui keterampilan meronce yang dapat menjadi bagian dari pengembangan life skill remaja.
Tak hanya menyasar kalangan remaja, NGABERS Vol. 4 juga menghadirkan layanan cek kesehatan mata gratis bagi masyarakat umum. Layanan ini terselenggara melalui kerja sama dengan Zolaris dan terbuka bagi warga dari berbagai kelompok usia di Desa Sukamukti.
Forum GenRe Kabupaten Kuningan berharap kegiatan ini dapat memperluas peran remaja dalam kehidupan sosial masyarakat. Melalui berbagai kegiatan tersebut, remaja diharapkan tidak hanya aktif secara akademik, tetapi juga mampu berkontribusi positif di lingkungannya.
Dengan semangat Ramadan, NGABERS Vol. 4 diharapkan menjadi pengingat bahwa generasi muda memiliki peran penting sebagai agen perubahan. Melalui kegiatan sederhana namun konsisten, Forum GenRe Kuningan mencoba menumbuhkan generasi yang lebih peduli, kreatif, dan siap menghadapi masa depan. (Ali)
