CIREBON – Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Barat VIII, Herman Khaeron, menyatakan komitmennya untuk memperkuat sektor usaha mikro di wilayah Cirebon. Komitmen itu disampaikannya dalam kegiatan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama pelaku usaha mikro di Kota Cirebon, Minggu (8/3/2026) malam.
Kegiatan tersebut dihadiri puluhan pedagang kecil yang tergabung dalam komunitas Mitra Sehati, sebuah kelompok yang selama ini menjadi wadah pembinaan bagi pelaku usaha mikro di wilayah Kabupaten dan Kota Cirebon. Sejumlah awak media juga turut hadir dalam kegiatan yang berlangsung dalam suasana santai namun penuh diskusi itu.
Dalam pemaparannya, Herman yang juga menjabat Sekretaris Jenderal Partai Demokrat mengatakan bahwa nilai kebangsaan tidak cukup hanya disampaikan dalam bentuk pemahaman ideologi. Menurut dia, penguatan ekonomi rakyat juga merupakan bagian penting dari praktik nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Nilai kebangsaan itu harus hadir dalam kehidupan nyata masyarakat. Salah satunya melalui upaya memperkuat ekonomi rakyat kecil agar mereka bisa bertahan dan berkembang,” ujar Herman dalam pertemuan tersebut.
Ia menyampaikan rencana dukungan dana hingga 1 miliar setiap tahun untuk membantu pengembangan usaha para pedagang yang tergabung dalam kelompok Mitra Sehati. Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai tambahan modal usaha maupun penguatan kegiatan pembinaan bagi para pelaku UMKM.
Menurut Herman, sebagian besar pelaku usaha mikro memiliki potensi untuk berkembang, namun sering menghadapi keterbatasan modal serta akses pembiayaan yang memadai.
“Kami ingin para pedagang kecil ini bisa naik kelas. Tidak hanya bertahan dalam usaha, tetapi juga mampu berkembang dan memperluas usahanya,” kata dia.
Selain dukungan dana, Herman juga menyatakan kesiapannya membantu para pelaku UMKM untuk lebih mudah mengakses pembiayaan dari perbankan, khususnya bank milik negara atau bank BUMN. Ia menilai, banyak pedagang kecil yang sebenarnya memiliki usaha yang berjalan baik, tetapi terkendala oleh persoalan administrasi saat mengajukan kredit.
Melalui pendampingan yang lebih terarah, Herman berharap para pedagang yang tergabung dalam Mitra Sehati dapat memperoleh akses pembiayaan yang lebih luas sehingga memiliki modal kerja yang cukup untuk mengembangkan usaha mereka.
Dalam sesi dialog, sejumlah pedagang menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi, mulai dari keterbatasan modal usaha, fluktuasi harga bahan baku, hingga persaingan dengan produk industri besar. Herman terlihat beberapa kali mencatat masukan yang disampaikan para pedagang.
Pertemuan itu juga diwarnai suasana akrab ketika para pelaku usaha bergantian menyampaikan pengalaman mereka dalam menjalankan usaha kecil di berbagai wilayah Cirebon, baik dari kawasan Cirebon Timur maupun Cirebon Barat.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama dan buka puasa. Momentum tersebut menjadi ruang silaturahmi antara wakil rakyat, insan pers, serta para pelaku usaha mikro yang selama ini menjadi bagian penting dari roda perekonomian lokal di Cirebon. (frans)
