KUNINGAN – Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG-PAI) Sekokah Dasar Kabupaten Kuningan urun tangan membantu guru honorer. Bantuan secara simbolis diberikan di Mushola Ar Rohmat Pendopo Kuningan, Sabtu (7/3/2026)
Ada sebanyak 36 Guru PAI berstatus honor murni yang menjadi sasaran kegiatan tersebut. Jumlah itu terdiri dari guru PAI sewilayah Kabupaten Kuningan. Kegiatan yang ditujukan untuk mempererat kebersamaan tersebut dihadiri langsung Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dr. Carlan.
Pada kesempatan itu, Elon, panggilan akrabnya, mengapresiasi inisiatif KKG PAI SD tersebut karena kepedulian guru terhadap guru sangat mengibspirasi. Menurutnya, seorang guru tidak hanya sekedar menyampaikan ilmu saja, tetapi memiliki tanggung jawab dalam membentuk karakter dan akhlak peserta didik.
“ Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Semoga bisa menjadi inspirasi bagi semuanya. Seorang GPAI harus menjadi suri teladan bagi peserta didik, karena GPAI menjadi garda terdepan dalam penanaman akhlak dan budi pekerti,” ujar Elon.
Selain itu, Ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas guru PAI agar mampu memberikan pemahaman keagamaan yang baik kepada para siswa. Kemajuan pendidikan, lanjutnya, sangat ditentukan oleh kualitas guru dalam mendidik dan membimbing peserta didik.
“GPAI harus terus meningkatkan kualitas diri sehingga dapat memberikan pemahaman yang baik bagi peserta didik,” katanya.
Sementara itu, Ketua KKG PAI SD Kabupaten Kuningan, Nurdin Mubarok, menjelaskan bahwa kegiatan GPAI berbagi merupakan program yang sudah direncanakan dan kini memasuki tahun kedua pelaksanaannya. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian serta solidaritas antar guru PAI di Kabupaten Kuningan, khususnya bagi para guru yang masih berstatus honor murni.
“Program Ramadan GPAI berbagi ini memang sudah terprogram. Tahun ini merupakan tahun kedua kami melaksanakan kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian kepada teman-teman GPAI di Kabupaten Kuningan,” ungkap Nurdin.
Senada dengan itu, Sekretaris KKG PAI Kabupaten Kuningan, Ruheno, menambahkan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya fokus pada internal guru PAI, tetapi juga menyasar masyarakat luas. “Kegiatan GPAI Berbagi ini tidak hanya diberikan kepada teman-teman GPAI, tetapi kami juga menggelar tebar takjil kepada para pengguna jalan di depan Mushola Ar Rohmat,” tambahnya.
Melalui kegiatan tersebut, Ia berharap semangat berbagi di bulan Ramadan dapat memberikan manfaat yang lebih luas, sekaligus memperkuat nilai kepedulian sosial di tengah masyarakat. (Icu)
