KUNINGAN – Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani hadir langsung menyaksikan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Desa Parakan Kecamatan Maleber. Ia mendampingi warga yang berbondong-bondong membeli berbagai kebutuhan pokok.
Tuti menerangkan bahwa program itu menjadi salah satu instrumen kehadiran masyarakat di tengah-tengah harga pasar naik akibat permintaan selama Ramadhan cukup tinggi. Menurutnya, harga kebutuhan pokok harus tetap stabil supaya masyarakat bisa tenang dan khusu’ menjalankan ibadah dan aktivitas lainnya.
“Kami, pemerintah, harus hadir ke masyarakat. Kami harus tahu harga bahan pokok dan memastikan bagaimana masyarakat bisa mendapatkannya dengan harga terjangkau,” tuturnya, Sabru (7/3/2026).
Tidak hanya hadir memantau antusias masyarakat, Tuti juga terlibat melayani warga. Sosok yang tenang, murah senyum, dan sederhana itu berbincang langsung dengan warga tanpa sekat. Tuti mengaku senang bisa ngobrol dan dekat dengan masyarakat.
“Saya senang bisa melayani,” tuturnya.
Sementara itu, Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan, Dr. Wahyu Hidayah menerangkan bahwa GPM di Parakan merupakan satu dari 12 titik yang sudah ditentukan. Kegiatan dilaksanakan untuk membantu masyarakat dalam mendapatkan bahan pangan dengan harga murah sekaligus mengendalukan inflasi.
“Ini salah satu dari 12 titik yang telah ditentukan. Nanti, tanggal 12 Maret 2026, akan digekar di Pondopo, di depan mushola Arrahmat,” tuturnya.
Di tempat yang sama, Camat Maleber, H. Diding Wahyudin, dan Kades Parakan, Muhammad Tohir, menyambut baik pasar murah yang digelar di wilayahnya. Menurutnya, pasar tersebut sangat meringankan beban masyarakat di tengah kebutuhan belanja yang sangat tinggi.
“Sangat-sangat membantu warga desa Parakan khususnya, umumnya Kecamatan Maleber,” tuturnya. (Isman)
