KUNINGAN — Semangat berbagi di bulan suci Ramadan 1447 H kian terasa kental di Kabupaten Kuningan. Melalui program unggulan bertajuk “LKKS Berbagi”, Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kabupaten Kuningan menggelar aksi kemanusiaan masif dalam rangkaian Safari Ramadan 2026. Berpusat di Mushola Ar Rahmat, Jumat (6/3/2026), kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah dan lembaga sosial dalam merangkul kelompok rentan.
Ketua LKKS Kabupaten Kuningan, Hj. Ela Helayati, S.Sos, menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar rutinitas tahunan. Lebih dari itu, LKKS ingin menghadirkan energi positif dan kepedulian di tengah masyarakat yang membutuhkan sentuhan tangan pemerintah.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan semangat kebersamaan dan kepedulian. Ramadan adalah momentum terbaik untuk mempererat persaudaraan,” ujar Ela dengan penuh antusias.
Dorong Kemandirian Ekonomi Melalui Modal Usaha
Penyaluran bantuan kali ini terbagi dalam beberapa kategori strategis. Tak hanya memberikan santunan konsumtif, LKKS juga fokus pada aspek pemberdayaan. Tercatat, sebanyak 9 yayasan sosial menerima bantuan operasional.
Namun yang paling mencolok adalah pemberian bantuan kewirausahaan kepada 29 Penyandang Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS). Masing-masing penerima mendapatkan modal usaha senilai 4 juta rupiah Angka ini diharapkan menjadi pemantik bagi mereka untuk merintis kemandirian ekonomi dari tingkat keluarga.
Selain modal usaha, sinergi dengan pusat juga terlihat dari penyaluran bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) dari Kementerian Sosial RI. Total bantuan yang digelontorkan untuk 29 PPKS ini mencapai angka fantastis, yakni Rp116.000.000.
“Bantuan ini sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui program Gema Sadulur (Gerakan Bersama Ngariksa Dhuafa, Lanjut Usia, dan Pengangguran). Kami ingin bantuan ini tidak hanya bernilai materi, tapi jadi motivasi untuk bangkit,” tambah Ela.
Sentuhan Hangat di Balik Jeruji Besi
Safari Ramadan LKKS tidak berhenti di Mushola Ar Rahmat. Menjelang senja, rombongan yang didampingi langsung oleh Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, bergerak menuju Lapas Kelas IIA Kuningan. Di sana, mereka membagikan takjil kepada para warga binaan.
Langkah ini diapresiasi langsung oleh Bupati Dian. Menurutnya, aksi menjangkau warga binaan menunjukkan bahwa perhatian pemerintah bersifat inklusif tanpa memandang latar belakang.
“Semangat berbagi ini harus terus digelorakan, tidak hanya di bulan Ramadan. Ini adalah bagian integral dari penguatan program Gema Sadulur di Kabupaten Kuningan,” tegas Bupati Dian di hadapan pengurus yayasan, anak yatim, dan para Kasi Kesra se-Kabupaten Kuningan yang hadir.
Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan ini menjadi pengingat bahwa di balik megahnya pembangunan fisik, ada jaring pengaman sosial yang harus terus diperkuat untuk memastikan tidak ada warga Kuningan yang merasa sendirian di bulan suci ini. (ali)
