NGABUBURIT

Satlantas Polres Kuningan Tebar Takjil di Citamba, Edukasi Lalu Lintas Tetap Diselipkan

KUNINGAN — Menjelang waktu berbuka puasa, arus kendaraan di Jalan Siliwangi tepatnya di jembatan Citamba biasanya padat oleh warga yang bergegas pulang. Namun pada Selasa sore, (24/2/2026), suasana di ruas jalan utama itu berubah. Puluhan personel Satlantas Polres Kuningan berdiri di tepi jalan sambil membawa kantong-kantong takjil, bukan untuk melakukan penertiban, melainkan berbagi.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 17.00 WIB itu langsung menyedot perhatian pengguna jalan. Pengendara sepeda motor memperlambat laju, sopir angkutan umum membuka jendela, sementara pejalan kaki mendekat dengan raut penasaran. Dalam hitungan menit, ratusan paket takjil berpindah tangan. Tidak ada transaksi, tidak ada syarat—hanya sapaan singkat dan ucapan terima kasih.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Kuningan, Aktuin Moniharapon, yang memimpin langsung kegiatan tersebut, mengatakan aksi ini merupakan bagian dari program “Polantas Berbagi” selama Ramadan. Menurut dia, pembagian takjil ditujukan bagi masyarakat yang masih berada di perjalanan saat azan magrib berkumandang.

“Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan para pengguna jalan. Banyak warga yang belum sempat sampai rumah saat waktu berbuka tiba. Semoga takjil ini bisa membantu,” ujarnya di sela kegiatan.

Meski bernuansa sosial, kegiatan itu tetap memuat pesan keselamatan. Petugas menyampaikan imbauan secara persuasif agar pengendara tidak memacu kendaraan secara berlebihan menjelang berbuka. Helm, sabuk pengaman, dan kepatuhan terhadap rambu lalu lintas menjadi pengingat yang terus diulang.

“Jangan karena mengejar waktu berbuka, keselamatan diabaikan. Lebih baik sampai beberapa menit terlambat daripada mengambil risiko di jalan,” kata Aktuin.

Seorang pengemudi ojek daring yang menerima takjil mengaku terbantu. Ia masih menerima pesanan saat waktu berbuka mendekat dan kerap kesulitan mencari makanan cepat. “Kalau masih ada order pas magrib, kadang belum sempat beli apa-apa. Ini sangat membantu,” ujarnya singkat sebelum kembali melaju.

Program berbagi takjil oleh kepolisian setempat telah menjadi agenda tahunan. Selain mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat, kegiatan ini juga menjadi cara halus menyampaikan pesan ketertiban berlalu lintas tanpa pendekatan represif.

Di tengah lalu lintas yang terus bergerak dan langit yang berangsur temaram, aksi sederhana itu menghadirkan jeda: sejenak mengingatkan bahwa jalan raya bukan hanya ruang pergerakan, tetapi juga ruang berbagi. (ali)

Related Articles

Kampus UM Kuningan Dipadati Jamaah Shalat Id

Cikal

Hima Pendidikan Matematika Belajar Quran dan Kepedulian

Cikal

Kaget Diarahkan Masuk Mapolres, Pengendara Kuningan Ternyata “Dicegat” Paket Takjil

Cikal

Leave a Comment